Aug
22
Filed Under (kediri) by noviejibril on 22-08-2008
Air terjun leangan yang berada pada sebelah utara kota kediri yg masih memiliki pesona alam yang masih alami, beberapa pekan lalu bersama kawan2 pjj jalan2 aja kesana, gak ada hajatan gak ada tujuan khusus yang penting menghilangkan kepenatan di sela2 rutinitas kesibukan, makanya mungkin banyak yg temen2 laennya tidak tau kegiatan tersebut, khususnya temen2 di [...]


Aug
19
Filed Under (obat) by vinadanvani on 19-08-2008

Jambu mete atau jambu monyet berasal dari brazil, tersebar di daerah tropik dan ditemukan pada ketinggian antara 1-1.200 m dpl. Jambu mete akan berbuah lebih baik di daerah beriklim kering dan curah hujan kurang dari 500 mm per tahun. Tanaman ini dapat tumbuh di segala macam tanah, asalkan jangan ditanah lempung yang pekat dan tergenang air.

Sifat dan Khasiat
Kulit kayu berbau lemah, rasanya kelat dan alam kelamaan menimbulkan rasa tebal di lidah. Khasiatnya sebagai pencahar, astringen dan memacu aktivitas enzim pencernaan (alteratif).
Daun berbau aromatik, rasanya kelat, berkhasiat antiradang dan penurunan kadar glukosa darah (hipoglikemik). Biji berkhasiat sebagai pelembut kulit dan penghilang nyeri (analgesik). Tangkai daun berfungsi sebagai pengelat daan akar berkhasiat sebagai pencahar (laksatif).

Sebagai Obat Radang Tenggorokan
Cuci 5 buah semu jambu mete sampai bersih, lalu parut. Tambahkan 4 sendok makan air masak dan 2 sendok makan madu sambil diaduk rata. Peras ramuan tersebut, lalu saring. Gunakan air saringannya untuk berkumur (langsung ditelan), sehari 3 kali, masing-masing 2 sendok makan.

Sebagai Obat Sariawan
Cuci segenggam daun muda dan sepotong kulit kayu jambu mete sampai bersih, lalu rebus dalam 1 liter air sampai mendidih (selama 15 menit). Setelah dingin saring dan air saringannya siap untuk diminum. Pengobatan dilakukan sehari 2-3 kali, masing-masing 1 gelas. Air rebusan tersebut juga dapat digunakan untuk berkumur-kumur.

baca juga:



Aug
09
Filed Under (obat) by vinadanvani on 09-08-2008

Sakit gigi, obati dengan kangkung. Kangkung memiliki sifat kimia sebagai antiracun, peluruh perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur). Jadi selain enak ditumis, sayuran ini juga bisa dijadikan obat. Mimisan, haid terlalu banyak, sakit gigi, dan kencing tidak lancar adalah penyakit yang bisa diobati dengan kangkung.

Ambil dua ikat kangkung dan cuci bersih. Tumbuk halus atau diblender, saring, ambil airnya lalu campur dengan satu sendok makan madu. Minum sekaligus sehari sekali. Ini bisa mengobati mimisan dan mengurangi haid yang terlalu banyak.

Sakit gigi juga bisa disembuhkan dengan tanaman ini. Caranya, segenggam akar kangkung direbus dengan satu air gelas dan setengah sendok teh cuka. Setelah mendidih, dinginkan dan gunakan airnya untuk berkumur. Untuk melancarkan air seni, segenggam akar kangkung direbus dengan satu gelas air dan tunggu hingga mendidih. Setelah dingin, minum air rebusan sekaligus.



Aug
09
Filed Under (obat) by vinadanvani on 09-08-2008

Mimisan atau Keluar darah dari hidung disebabkan adanya pembuluh darah yang berada di selaput lendir hidung pecah. Pecahnya pembuluh darah tersebut menyebabkan darah keluar secara terus-menerus dari hidung. Keluar darahnya bisa banyak, bisa juga sedikit, tergantung besar kecilnya pembuluh darah yang pecah tersebut. Obat atau cara mengatasinya dapat dilakukan dengan cara sederhana.
Bagaimana cara mengatasinya? Cara sederhana untuk menghentikan perdarahan tanpa bantuan obat dan alat. Cukup dengan duduk dengan posisi badan dan kepala agak maju ke depan. Lalu gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan dan menutup hidung. Sedangkan mulut dibuka untuk bernapas. Lakukan selama 1-2 menit. Tak berapa lama kemudian biasanya darah langsung berhenti.
Dengan memajukan kepala berarti darah tidak akan mengalir kembali ke tenggorokan. Gunanya mencegah iritasi dan batuk, tersedak, atau muntah darah. Posisi duduk juga membuat aliran darah lebih lambat, karena posisi jantung sebagai pusat pompa darah berada di bawah hidung. Berbeda jika anak dibaringkan, karena posisi jantung berada sejajar dengan hidung, sehingga darah yang mengalir pun relatif lebih cepat.
Jika cara pertama belum berhasil, cobalah kompres hidung dengan es. Bungkuslah es dengan saputangan lalu tempelkan di antara kening dan hidung. Selain es, benda lain seperti makanan atau minuman beku bisa digunakan. Es dan benda dingin lainnya yang ditempelkan mampu mengecilkan pembuluh darah sehingga perdarahan pun cepat berhenti. Kompres bisa dilakukan saat perdarahan sedang berlangsung maupun berhenti.
Jika di Jepang kebetulan ada kangkung, anda bisa menggunakan kangkung untuk mengobati mimisan. Beberapa referensi menyebutkan, dalam 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam, nilai nutrisnya adalah energi sebanyak 28 kkal, air 91, 2 gram, protein 1, 9 gram, lemak 0, 4 gram, dan karbohidrat 5, 63 gram. Selain itu, kangkung juga mengandung mineral, vitamin A, B, C, asam amino, kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi.
Kangkung memiliki sifat kimia sebagai antiracun, peluruh perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur). Karenanya tidak heran jika kita mudah mengantuk setelah makan dalam porsi banyak dengan menu utama kangkung.
Untuk keperluan pengobatan, yang dipergunakan adalah seluruh bagian tumbuhan dan akar. Kandungan kimianya adalah daun mineral, vitamin, karotena, hentriakontan, dan sitosterol. Beberapa jenis penyakit yang bisa diobati dengan kangkung, antara lain mimisan, haid terlalu banyak, sakit gigi, melancarkan air seni, keracunan makanan, kencing darah, sakit perut, sulit tidur, wasir berdarah, dan sebagainya
Untuk mengobati mimisan dan mengurangi haid yang terlalu banyak, ambillah dua ikat kangkung dan cuci hingga bersih. Setelah itu ditumbuk hingga halus atau diblender. Selanjutnya airnya disaring dan dicampur dengan satu sendok makan madu. Air ini kemudian diminum sekaligus sehari sekali.
Atau menggunakan daun sirih. Setelah dicuci bersih, gulunglah daun sirih tersebut lalu dimasukan ke hidung yang mengalami pendarahan. Daun sirih dikenal ampuh untuk mengatasi mimisan karena mengandung zat pengerut jaringan atau astringen.
Baca juga:


Jul
27
Filed Under (kediri) by vinadanvani on 27-07-2008

KEDIRI Bos PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rachman Halim atau Tjoa To Hing meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, Minggu (27/7/2008).
Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur, 1947 silam itu telah dirawat di rumah sakit tersebut sejak sepekan lalu karena sakit jantung.
“Kami ikut berduka cita dengan meninggalnya beliau,” ujar Ketua Gabungan Pengusaha Rokok Putih Indonesia Muhaimin Moefti, kepada okezone di Jakarta, Minggu (27/7/2008).
Halim adalah orang terkaya ke-4 di Asia Tenggara pada tahun 2004 menurut majalah Forbes, dan terkaya ke-214 di dunia pada 2005. Pada 2008, Halim merupakan orang terkaya ke-6 di Indonesia versi majalah yang sama.
Halim memulai karirnya di perusahaan tersebut setelah ayahnya meminta dia mengawasi perluasan pabrik pada 1969. Dia lalu menjabat presiden direktur pabrik rokok ini pada 1984.

sumber: okezone.com



May
28
Filed Under (humor) by eskasetia on 28-05-2008

Diambil dari sudut pandang Lagu Anak-anak (kiriman teman dari Jakarta lagi..)

Karena rakyat  Indonesia sejak dini sudah didoktrin dengan lagu2 yang tidak bermutu & mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi.

mari kita buktikan :
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Balonku ada 5… rupa-rupa
warnanya… merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!”

Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau?

Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 ! - :)
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang…kalo berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!”

Perhatikan di bait pertama  dia cerita tentang pedangnya, tapi di baitkedua dia cerita tentang  sepatunya (inkonsistensi)
Harusnya dia tetap konsisten, misal jika  ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : “mempunyai  sepatu baja (bukan pedang panjang)..
kalo berjalan prok..prok.. prok..”
nah, itu baru klop! jika ingin cerita  tentang pedangnya, harusnya dia
bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul..gondal.  ..gandul.. atau srek.. srek.. srek..” itu baru sesuai dgn kondisi pedang   panjangnya!
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi..
habis mandi ku  tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..” Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.



Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam
menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru.
Sehabis mandi  seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung
membersihkan tempat   tidur dalam kondisi basah dan telanjang!
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Naik-naik ke puncak gunung..
tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X”
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi!
Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu  jadi  bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Sby..bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak  berhenti lama”

Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa  maunya gratis melulu.

Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur  Jakarta-Malang danJakarta-Surabaya !
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjanghari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li..”

Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit !
kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah Tra la la trili li!), bukan burung!
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu..”

Ini jelas lagu dewasa dan tidak konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Nina bobo nina bobo oh nina bobo… kalau tidak bobo digigit nyamuk”
menurut psikolog: jadi sekian  tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg penuh nada mengancam
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Bintang kecil dilangit yg biru…” (Bintang khan adanya malem, lah kalo malem mang warna langitnya biru?)
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Ibu kita Kartini…harum namanya” (Namanya Kartini atau Harum?)
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka”
(Nah, gak sopan khan..masa duduk di  muka??)
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
“Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita…”
(kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~